http://i1061.photobucket.com/albums/t471/idfoodblogger/Logo/logoblog1memberS_zpsba1a2f45.png

Rabu, 31 Oktober 2012

KBB #7 - SEMPRIT KETAN HITAM





Description:
Ini entry kategori baking KBB#7.
 Resepnya ditulis Riana Ambarsari dari blog NCC-Indonesia. Tadinya mau bikin yang green tea, tapi kok ribet persiapannya sedangkan laporan udah mepet deadline, alhasil masuklah resep ini untuk dipraktekkan hehehhe.

Directions:
*Panaskan oven 140 derajat celcius.
*Kocok margarine dan mentega hingga lembut, masukkan gula, kocok rata, tambahkan kuning telur, kocok rata.
*Campur tepung sagu dan tepung ketan hitam. Tuang campuran tepung secara bertahap kedalam adonan m
entega, aduk rata. Tambahkan santan, aduk lagi hingga rata.
*Masukkan adonan kedalam plastik conthong (segitiga), pasang spuit bintang, semprotkan kedalam loyang tipis yg sudah dioles mentega. Hias dengan kenari atau almond jika suka.
*Oven selama lk. 25 menit. Jangan angkat kue selagi panas, kue akan mudah hancur.
*Biarkan hingga agak dingin, baru pindahkan ke wadah lain.
Notes: rasanya perpaduan kukis yang "barat" n ketan hitam yang "timur" ... enak and ada sensasi rasa ketan hitam yang mirip pasir xixixixi....



Senin, 29 Oktober 2012

KBB #8 - BITTER CHOCOLATE PEPPERMINT BISCUIT



Whaaa... akhirnya masuk gang deadline report juga...
Bikin biskuitnya udah dari hari jumahat, maunya biar selamat dari grup deadline... tapii ternyata deadline juga.... hhehehhe...



Ini nulis laporan dari rumah, pedehel habis subuh udah buka laptop, ternyata pas mau ngetik tuts nya eror.., yang keluar campur sama angka (kena virus kali)... whadoh.... akhirnya ngungsi ke ponakan niy... mana ponakannya ndak ada jadi ndak bisa ditanya.... harap maklum yha...
The recipe:
Source: Donna Hay for Canvas, NZ Herald.



185g butter, softened / 185g mentega, lunakkan (di suhu ruang)

1 cup caster sugar / 1 cup gula kaster

1 egg / 1 btr telur

2 cups plain flour / 2 cups tepung terigu

½ tsp baking powder / ½ sdt baking powder

1 cup icing sugar / 1 cup gula tepung

1 tsp peppermint flavouring / 1 sdt peppermint flavouring

2 Tbs water / 2 Tbs air

200g dark chocolate (70 per cent cocoa) / 200g dark chocolate (70 per cent cocoa)

1 cup cream / 1 cup krim


Laporan biskuit:
Ocre laporan bikin biskuit lumayan seru. Adonan terpaksa ditambah tepung 1/2 cup karena ndak bisa digiling. Motong biskuitnya pake penggaris lho... hehehe, terus masuk kulkas 30 menit... eh kok masih lembek, aku masukkin ke freezer aja dweh hehehe soale mulai panik jam berangkat kantor dah mepet. Whaa ternyata okeh dimasukkin ke freezer, soale adonan tinggal di patah2an sesuai garis terus taro di loyang n dipanggang.
Alarm ditaruh ke 10 menit (oven ku panasnya tidak sesuai dg yang tertera di tombol) sambil pesen kalo alarm bunyi oven harus langsung mati n pintu di buka sedikit.
Sore pulang kantor ternyata buiskuitnya pucet banget walaupun udah garing tapi masih terasa tepungnya... so..., panggang lagi dweh 7 menit... dengan hasil gurih kres...kres....
Laporan filing:
Sabtu sore bikin filing 1/2 resep karena biskuitnya sebagian udah masuk perut , tapi ngoles ke biskuit ternyata susah bangets yha..., teruss begitu jadi satu... langsung test rasa... n ternyata muaniz bangets.. , jadi...next harus lebih tipis lagi.... Akhirnya dengan susah payah dioleslah si filing tersebut ke biskuit setipis biskuit dengan resiko beberapa patah2. Ups ada yang ketinggalan... untuk pepermint pake permen polo... soale takut pake essence yang kadar alkoholnya tinggi bangets ituw.
Laporan pelapis coklat:
Bikin 1/2 resep juga n, coklatnya dicampur karena nemu coklat lindt 70% di kulkas plus dark coklat merek Monggo yang diproduksi oleh wong Yogya masing2 kurleb 60gr. Dimasak dg 1/2 cup non dairy cream. Hasil coklatnya ndak mulus ternyata n untuk pelapis jadinya tebel bangets. Udah gitu... rak buat naroh si coklat ndak ketemu, mbak di rumah lupa naruhnya dimana... pedehel cuma punya 1 ituw aja... doooh.... repots...
Hasil akhir soal rasa :Mmm... lumayan okeh... terutama karena lapisnya terasa bitter.. tapiii kenyang bangets yha.... n untuk urusan penampakan ndak usah ditanya lagi dweh... berantakan bangets xixixixi......
foto step by stepnya nyusul hari senin yha..... pengen belajar flickr dulu ah...


KBB #9 - CLASSIC PUFF PASTRY (pate feuilletee)

KBB#9 – Classic Puff Pastry (Pate Feuilletee)
-------------------------------------------------------





Tantangan KBB # 9 kali ini benar2 menantang buat saya, karena pengerjaannya memerlukan 2 kali praktek setelah yang pertama gagal total bin bantat..huhuhu....

Praktek ke-2 walau belum dibilang sempurna.. namun sudah bisa disebut pastry karena saat dipanggang mau mengembang dan membentuk layer / lapisan2.. dan rasanya... yha pastry lahhhh... apalagi waktu masih hangat... hmmmmm... dari 1/2 adonan yang dipanggang... hampir 1/2 nya masuk perut xixixixi.... apalagi semuanya diisi n ditabur keju... eh, ada yang ditabur oregano n dried chili biar gak bosen...

Tampilannya seperti gambar di atas yha... kelihatan kan lapisannya belum sempurna soale waktu pat pat gulipat masih pakek bocor siy. Sebenarnya masih penasaran... tapi nyobanya nanti lagi aja... soale dah kudu setor laporan kan....

Ok, resep di copas sesuai yang terkirim seperti tertulis di bawah ini:

Recipe
Source: King Arthur Flour 200th Anniversary Cookbook

  • 1 pound (4 cups) unbleached all purposed flour/plain flour/tepung terigu (or 3 ½ cups all-purposed/plain flour + ½ cupcornstarch/cornflour-atau dengan mengguna- kan 3 ½ cup tepung terigudicampur dengan ½ cup tepung maizena)



  • 1 pound (4 sticks) unsalted butter/mentega tawar, ½ stick chilled/dinginkan, the rest at room temperature/sisanya di suhu ruangan

  • 1 – 2 tsp salt/garam (1 for sweet, 2 for savory/1 untuk yang manis, 2 untuk asin)

  • 1 ¼ cups cold water/air dingin (or substitute it with 1 Tbs lemon juice for 1 water if you wish to further temper the gluten in the flour/atau ganti dengan 1 sdM sari jeruk lemon jika diinginkan untuk lebih melunakkan gluten di tepung)


*Dough:
---------
Measure the flour into a mixing bowl. Remove ½ cup and set it aside in another bowl.
Timbanglah tepung di dalam mangkuk mixer. Ambil ½ cup dan sisihkan di
dalam mangkuk lainnya.

Take the half stick of chilled butter, cut it into small pieces and drop it into the flour. With two knives, a pastry blender or your fingertips, cut or rub the butter into the flour until it resembles cornmeal.
Gunakan ½ batang mentega yang didinginkan tadi, potong2 kecil2 dan masukkan ke dalam tepung. Menggunakan dua buah pisau, blender (dengan fungsi pastry) atau menggunakan jari-jari anda, potong atau remas-remas mentega ke dalam tepung hingga menyerupai remah-remah roti atau cornmeal.

Add the salt (and optional lemon juice) to the water and add this to the flour. Mix gently with a fork until you have a rough dough that pulls away from the sides of the bowl. If you need to add more water, do it a tablespoon at a time until the dough holds together.
Tambahkan garam (dan sari jeruk nipis, jika pakai) ke dalam air dan masukkan campuran ini ke dalam tepung terigu. Aduk perlahan memakai garpu hingga adonannya tercampur rata dan tidak melekat di sisi2 mangkuk. Jika masih memerlukan air, tambahkanlah sesendok makan setiap kali penambahan hingga adonan tercampur rata.

Turn the dough out onto a lightly floured surface and knead until it is smooth and the gluten has been somewhat developed, about 2-3 minutes. Wrap it in plastic and refrigerate for at least 30 minutes.
Letakkan adonan ke atas permukaan/meja yang sudah ditaburi tepung, dan uleni hingga lembut dan gluten-nya sudah terbentuk, sekitar 2-3 menit. Bungkus dengan plastik dan biarkan dingin di kulkas selama 30 menit.

*Butter
---------


Take the remainder of the butter and the reserved flour and mix the two together until they're well blended and smooth. You can do this with a mixer, a food processor or with a spoon, by hand.
Ambil sisa mentega dan tepung yang disisihkan tadi, campur keduanya hingga tercampur rata dan lembut. Anda bisa mencampur kedua bahan ini dengan menggunakan mixer, FP atau sendok, tangan.

Pat this butter/flour mixture into an 8-inch square on a lightly floured piece of waxed paper. Cover it with second sheet of waxed paper and refrigerate it for at least 30 minutes. By mixing the butter with flour, you stabilize it somewhat so it won't decide to 'flow'.
Campur adonan ini sambil ditepuk-tepuk dan dijadikan segiempat dengan ukuran 8 inci di atas waxed paper yang sudah ditepungi. Tutup dengan selembar waxed paper lagi dan dinginkan di kulkas kurleb 30 menit.
Dengan mencampur tepung dan mentega, anda menstabilkan adonan supaya tidak meleleh.

Rolling-Folding
------------
----
Remove the dough from the refrigerator and put it on a lightly floured surface. Gently roll it into a square about 12 inches on a side. You don't have to be obsessive about the dimension but be pretty close.
Keluarkan adonan dari kulkas dan letakkan di atas permukaan/meja yang sudah ditepungi. Gilas perlahan ke samping hingga membentuk segiempat kurleb 12 inci. Tidak perlu terlalu obsesif menjadikan adonan berbentuk segiempat tapi setidaknya sudah hampir menyerupai segiempat.

Put the butter square in the centre of the dough square but turn it so that the corners of the butter square point toward the sides of the dough square. Fold the corners of the dough over the butter until they meet in the middle. Pinch and seal the edges of the dough together.
Letakkan balok mentega/tepung tadi di tengah2 adonan yang sudah berbentuk segiempat, sehingga sudut-sudut balok menunjuk ke sisi-sisi adonan tadi. Lipat sudut adonan ke atas balok mentega/tepung sehingga setiap sudut adonan bertemu di satu titik di tengah2nya. Lekatkan sisi-sisi adonan ini satu sama lainnya.

Turn the square over and tap it gently with your rolling pin or by hand into a rectangular shape. Rolling the dough into a larger rectangle 20 inches long and 10 inches wide.
Balikkan adonan segiempat ini dan tepuk2 perlahan menggunakan rolling pin atau tangan membentuk persegi panjang. Gilas adonan hingga membentuk persegi panjang yang lebih lebar dengan ukuran 20 inci ukuran panjang dan 10 inci ukuran lebar.

When the dough is the right size, fold the bottom third of the dough up to the centre and the top third over and turn the dough package ¼ turn to the right so it looks like a book ready to be opened. If the dough is still nice and cold and still relaxed, do another rolling and turning the same way. (If it begins feel too soft or wants to resist being rolled, cover it, put it on a small baking sheet and refrigerate it for 15 minutes).
Jika adonan sudah pada ukuran yang benar, lipat sepertiga adonan bagian bawah ke tengah-tengah adonan, begitu juga sepertiga adonan bagian atas lipat ke arah tengah adonan, kemudian lipat lagi ¼ adonan ke arah kanan, sehingga kelihatan seperti sebuah buku yang siap dibuka. Jika adonan masih bagus dan dingin serta masih relaks, gilas
sekali lagi dan lipat seperti tadi. (Jika masih terlalu lunak dan tidak dapat digilas lagi, bungkus/tutup, letakkan ke atas loyang dan dinginkan di kulkas selama 15 menit, sebelum digilas dan dilipat seperti tadi).

If you've successfully rolled it out and folded it twice, you've completed 2 turns. Classic puff pastry gets six. Continue refrigerating it after each 2 turns (or more often if necessary) until all 6 turns are completed.
Jika anda sudah sukses menggilas dan melipatnya dua kali, berarti anda sudah menyele- saikan 2 turns. Classic puff pastry turn 6 kali. Lanjutkan mendinginkan adonan selama 2 kali turning (atau lebih jika diperlukan—misalnya jika adonan terlalu lembek) hingga 6 turns sudah diselesaikan.

*Chill
--------

When all 6 turns are done, put the dough in the refrigerator for at least an hour (and preferable overnight) before shaping.
Jika sudah selesai 6 kali turning, letakkan adonan di kulkas dan dinginkan selama sekurang2nya 1 jam hingga semalaman sebelum dibentuk.

*Shaping
----------

After being thoroughly chilled, the dough can be shaped into croissants, patty shells, twists, straws, etc. Scraps can be chilled and rerolled.
Setelah selesai didinginkan, adonan dapat dibentuk menjadi croissants, patty shells, twists, straws, dsb. Sisa2nya dapat didinginkan lagi dan digilas lagi.

*Freezing
-----------

Like other pastry doughs, you can freeze puff pasty in a non-self defrosting freezer for up to a year if it's well wrapped. It can also be frozen at any time during rolling, folding, turning process. Defrost it thoroughly before you use it, just to make sure it does not get too soft.
Seperti adonan pastry lainnya, puff pastry dapati dibekukan hingga satu tahun jika pengemasannya bagus. Dapat juga dibekukan pada setiap proses manapun (pada proses penggilasan, pelipatan, dan turning). Defrost (biarkan dalam suhu ruangan) dulu sebelum digunakan, hanya saja harus dipastikan jika adonan tidak betul2 menjadi terlalu lunak.





Note :
------

** Resep ini memakai ukuran standard US.
Semua ukuran timbangan harap dikonversikan dari US standard ke kg,
cups, gram, dsb sesuai dengan kebiasaan masing-masing.
Untuk penyesuaian silakan melihat daftar konversi timbangan diblog KBB
- http://www.klubberanibaking.blogspot.com

KBB #10 - CARAMEL POTS with Minted Shortbread Sticks







Akhirnya datang juga yha surat cinta tantangannya. Kalau dibaca-baca kliatannya cukup mudah dibanding tantangan sebelumnya .

Shortbread sticks-nya sudah dibuat lebih kurang 10 hari yang lalu... tapiii the caramel pots-nya belum dibikin gara2 gak punya ramekin. Padahal masih punya mangkok alumunium sisa bikin klappertart lho! Kayaknya lagi eror... baru ngeh kalo punya "ramekin" alumunium pas dah dapet ramekin aslinya... :o)

Ocre friends, ini resepnya:

Source: Chef Fred Wiesehutter, Heritage Christchurch, posted at Foodtown Magazine.

Minted Shortbread Sticks

  • 100g icing sugar
  • 200g flour
  • 100g cornflour
  • 250g unsalted butter, softened
  • 1 vanilla pod, seeds removed and reserved
  • 1 sprig mint, chopped

Preheat the oven to 150C. Line a baking tray with baking paper.

Combine the icing sugar, flours, butter, vanilla seeds and mint in a bowl and mix well. Roll out to about 1cm thick. Cut into 2 x 8cm fingers. Place on the prepared tray and bake for 20-25 minutes, until lightly golden. Cool and store in an airtight container until required. Makes about 30.



Caramel Pots

  • 125g caster sugar
  • 2 Tbs water
  • 125ml milk
  • 250ml cream
  • 3 egg yolks


Whisk the sugar into the water in a saucepan. Heat carefully and cook to a golden caramel. Combine milk and cream in a separate saucepan and warm-do not boil. Whisk the milk into the caramel. Cool slightly.

Pour into four ramekins. Bake in a water bath at 160C for 30 minutes or until set. Remove the ramekin, cool then chill. Serves 4.

Komen soal rasa muanissss dan gurih...padahal takaran gula sudah dikurangin baik shortbreadnya maupun untuk karamel pots-nya. Bukan penyuka gula siy




KBB #11 - ONTBIJTKOEK




Waaahh resepnya biar Indonesia tapi blasteran niy... soale ada londo-nya hehehe...


Lumayan gampang dweh... lebih gampang dari KBB #10 .. jadinya semangat bikinnya '45 punya. Ngintip lemari dapur ternyata kenari nya ngumpet... ya sudah ganti pake almond cincang aja dweh.. n cengkeh bubuk ternyata udah expired xixixixi..... jadi ditambahin aja bumbu spekoek.

Bikinnya bareng anak gadisku yang 5 1/2 tahun, jadi pakek berantem rebutan mixer whahaha... untung pas masuk tepung bisa kepegang tuw spatulanya sama aku. Kebayang kan kalo my princess yang ngaduk...

Jadinya dapet dua loyang. 1 loyang loaf gak tau ukurannya, 1 nya loyang brownis ukuran 15 X 10 X 4 kayaknya. Yang loaf ditambahin buah kering *sekalian ngabisin* dan yang kecil cuma ditabur almond karena anakku gak suka buah kering... sukanya yang seger...

Okeh, di bawah ini resepnya. Foto step2nya cuma 2 karena keburu repot berantem itu .. gak pa pa yha...


Ups iya... komen rasanya enak.. serasa makan roti "whole wheat" (bener gak yha nulisnya...hehehe), jadi makan beberapa potong hayuk aja dweh....

Onbitjkoek

Sumber: Kue-Kue Indonesia. Yasa Boga-PT Gramedia Jakarta. 2007.



  • 125g gula palem/gula merah
  • 5 kuning telur
  • 3 putih telur
  • campur rata 125g tepung terigu, 1 sdt peres kayumanis bubuk, ½ sdt pala bubuk, ¼ sdt cengkih bubuk
  • 50g kenari, iris tipis

Cara buat:

Kocok kuning telur dan putih telur, gula palem sampai kental dan naik. Masukkan campuran tepung ke dalam kocokan telur, aduk rata. Tuang ke dalam loyang roti (loaf) yang sudah dialas dengan lapisan kertas yang sudah diolesi mentega dan ditaburi tepung. Panggang kurang lebih 20 menit (setengah matang). Taburi irisan kenari. Panggang terus sampai matang, angkat. Potong menurut selera.


Nhaa... gambar di bawah ini onbitjkoek-nya nayla... setelah matang ngeyel lagi minta motong sendiri...whadooohhh....

KBB #12 - CHEESE SOUFFLE




Berhubung penyuka keju, tantangan KBB dikerjakan dengan sepenuh hati walau dijalankan mendekati dead-line penyerahan laporan...hehehhe..


Untuk wadah souffle... karena ramekin nggak punya yang model lurus, walhasil pinjem mangkok zuppa soup-nya adikku plus alumunium cup.

Dari hasil baca laporan teman temin yang bilang rasa terlalu keju so, ada tambahan bayam dan bumbu basil serta mustard yang ditambahkan takarannya supaya hasil akhir nggak terlalu "mblenger" (apa yha istilah bakunya?) dan ini hasil akhirnya...





Resepnya:

Sumber: The Perfect Cookbook by David Herbert. Penguin Books Australia Ltd 2003.

100g unsalted butter / mentega tawar

½ cup plain (all-purpose) flour / tepung terigu

300ml milk / susu

1 cup grated cheddar / cheddar parut

2 Tbs / sdM freshly grated parmesan / parmesan parut

½ tsp Dijon mustard / mustard Dijon

pinch / sejumput cayenne pepper

4 eggs / telur, separated / pisahkan

Preheat the oven to 190C (375F, Gas Mark 5). Grease and lightly flour six ½-cup-capacity souffle dishes.

Panaskan oven suhu 190C (375F, Gas Mark 5). Minyaki/olesi mentega dan taburkan tepung loyang souffle dengan kapasitas ½ cup sebanyak 6 buah.

Melt butter in a small saucepan over low heat. Add the flour and cook, stirring constantly, for 1 minute. Gradually add the milk and whisk continuously over medium heat until the mixture is smooth, thickens and comes to the boil. Allow to cool for 5 minutes.

Lelehkan mentega di panci kecil dengan api kecil. Tambahkan tepung lalu masak sambil diaduk-aduk selama 1 menit. Tambahkan susu sedikit demi sedikit dan whisk terus menerus dengan api sedang hingga adonan lembut, mengental dan mendidih. Biarkan dingin sejenak selama 5 menit.



Transfer the mixture to a bowl and stir in the cheddar, parmesan, mustard and cayenne pepper. Mix well.













Rabu, 10 Oktober 2012

KBB #13 - MERAH PUTIH





Ulang tahun KBB ke-2....waaahh...nggak terasa yha....sudah menghasilkan tantangan beraneka ragam....
Tapi tantangan berkaitan ulang tahun kali ini bikin bingung setengah mati,soalnya harus berkreasi secantik dalam hal dekor kue ataupun food fotography. Padahal diriku miskin ide n jiwa seninya minimalis xixixixi...
Ya sudahlah...karena komit dengan klub ini dicoba aja dweh ikutan food photography-nya..tolong jangan dibandingin dengan para pakar lohhh....
Ini judule es merah delima...n bikin sendiri supaya dapet warna merahnya...sebenernya lagi..dicoba ke mangkok merah..tapiii kok standard bangets siy...akhirnya dapet property merah-putih...besoknya ganti tempat dwehhh...

Sebenernya pengen ada efek embun dingin di gelasnya tapiii gak sabarrrr, udah mau jam 24.00 n belum tentu juga bisa ngambil gambarnya..wong ilmunya yha standard pisan...